
86saja.com, KONAWE – Gelar kegiatan Media Gathering, yang dihadiri oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe, Pabung Konawe, dan Insan Pers, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) paparkan beberapa rangkaian program kegiatan perusahaan selama berada di Kecamatan Routa Kabupaten Konawe.
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, memberikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah menggagas kegiatan Media Gathering bersama insan pers.
“Saya harap kedepannya kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana, jadi dalam hal mendukung investasi kita sangat mendukung, kalau ini terus berjalan dan meningkat kapasitas produksinya tentu bagi hasilnya kedaerah akan lebih besar,” ucap Wakil Bupati Konawe. Selasa (4/11/2025).
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya.

Kata I Made Asmaya, kerjasama antar perusahaan dengan pemerintah daerah serta media yang ada itu sangat dibutuhkan, dalam hal ini kaitannya dengan penyampaian informasi.
“Komunikasi yang baik seperti ini sangat diharapkan terus terjalin dengan baik, karena ini dapat berdampak positif terhadap kelangsungan pembangunan khusunya di Konawe,” ujar I Made Asmaya.
Di kegiatan tersebut manajemen perusahaan menyampaikan beberapa hal penting yang telah dilaksanakan, dan perencanaan kegiatan selanjutnya selama berada di Routa.
Menurut Kepala Teknik Tambang SCM, Didik Fortunadi, bahwa dari total lahan seluas 21.100 hektare, baru sekitar 1.400 hektare yang telah dikelola sejak dua tahun terakhir.

“Wilayah kerja kami berada di tengah kawasan hutan dengan medan cukup berat. Meski begitu, komitmen kami terhadap praktik tambang ramah lingkungan tidak pernah surut. Hal itu dibuktikan dengan diperolehnya sertifikat Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” jelas Didik.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari pemberian beasiswa bagi mahasiswa serta pelajar SD dan SMP, insentif bagi guru honorer, hingga dukungan di sektor kesehatan, ekonomi, kelembagaan, sosial budaya, dan infrastruktur. SCM juga berperan aktif meningkatkan ekonomi lokal dengan merekrut dan melatih tenaga kerja asal Konawe.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat, para wartawan menyampaikan sejumlah masukan konstruktif. Seorang jurnalis menekankan pentingnya dukungan perusahaan terhadap pengembangan kebudayaan Konawe yang kaya dan beragam, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Masukan lain datang dari media yang berharap SCM turut mendukung peningkatan kompetensi wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), serta menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba yang kerap terjadi di sekitar wilayah pertambangan.
Menanggapi hal itu, Didik Fortunadi menegaskan komitmen SCM untuk terus berkolaborasi membangun daerah.
“Kami siap mendukung pemajuan kebudayaan, peningkatan kompetensi wartawan, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pemeriksaan rutin bagi seluruh karyawan. Bahkan kami berencana mengadakan pertemuan seperti ini dua kali dalam setahun,” ujarnya tegas.
Pertemuan yang digelar pada Selasa (4/11/2025) itu ditutup dengan pesan yang menggugah dari Didik.
“Dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat, dan masukan konstruktif dari insan pers akan memperkuat upaya membangun daerah. Media Gathering ini menjadi wujud komitmen kami untuk melibatkan semua pihak dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Laporan: Om Isra