Bupati Konawe Tegaskan Program Beasiswa dan Uang Duka Harus Sampai ke-Pelosok

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, saat menghadiri Panen Raya Semangka di Desa Waworaha

86saja.com, KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., dengan tegas menyampaikan bahwa program kerja bupati dan wakil harus tersampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Konawe.

Penegasan tersebut diungkapkannya saat menghadiri acara pembagian Bibit Alpukat di Desa Watarema dan Panen Raya Semangka di Desa Waworaha Kecamatan Lambuya. Kamis (12/2/2026).

Program yang berlangsung di dua desa tersebut merupakan kegiatan yang dicanangkan pemerintah desa berkaitan dengan ketahanan pangan. Serta bersumber dari dana desa.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe memberikan apresiasi kepada dua desa yang telah melaksanakan program ketahanan pangan. Sehingga kolaborasi antara pemerintah desa dengan daerah dapat terlaksana dengan baik. Dalam mewujudkan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.

Bupati Konawe mengatakan bahwa program kerja yang sedang berjalan tidak boleh berhenti di jalan poros atau hanya didengar atau dirasakan oleh sebagian orang saja, tetapi harus ditau dan menyentuh seluruh masyarakat di pelosok Kabupaten Konawe.

“Bapak ibu, siapa yang anaknya sekarang sedang lanjut pendidikan jenjang perkuliahan?” tanya bupati  kepada masyarakat saat sedang menyampaikan sambutan di Desa Waworaha.

Iapun menyampaikan kalau dirinya bersama dengan wakil bupati memiliki program beasiswa bagi anak kurang mampu saat melanjutkan perkuliahan dan termaksud beasiswa prestasi.

“Jadi bapak ibu semua perlu tau, kami bupati bersama wakil bupati telah melaksanakan program Beasiswa bagi anak-anak yang sedang lanjut kuliah,” ujar Bupati Yusran Akbar.

Pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe telah menjalin kerja sama dengan beberapa Universitas, baik didalam maupun luar daerah. Sehingga masyarakat dipersilahkan melakukan komunikasi ke Bagian Kesra, jika anak-anak tersebut sedang lanjut kuliah dan butuh bantuan Beasiswa.

Selain Beasiswa, Yusran Akbar juga sampaikan bahwa Pemkab Konawe telah menjalankan program Uang Duka sejak tahun lalu.

“Bapak ibu sekalian, selain Beasiswa. Bapak ibu juga harus tau, bahwa kami telah menjalankan program Uang Duka untuk masyarakat sebesar Rp2 juta,” jelas Yusran Akbar.

Dana tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang keluarganya meninggal dan sedang berduka, dengan harapan bantuan dana tersebut dapat meringankan beban keluarga yaitu sebesar Rp2 juta.

Ditempat berbeda, Kabag Kesra Konawe, melalui Staf Analis Kebijakan Muda Sub Koordinasi Pendidikan dan Kesehatan, Fitriah Sunggu, S.Ip, menjelaskan bahwa bagi para Mahasiswa Konawe yang akan mengusulkan bantuan, diharapkan dapat memenuhi syarat yang telah di tentukan melalui peraturan bupati.

“Untuk pemberian Beasiswa mekanismenya ada dua, pertama bagi keluarga yang kurang mampu dipersyaratkan IP minimal 2,6 dan mahasiswa orangtuanya mampu bisa jalur prestasi yaitu dengan IP minimal 3,0,” jelas Fitriah Sunggu saat ditemui diruang kerjanya. Jum’at (13/2/2026)

Adapun mahasiswa yang mengusulkan bantuan dan Universitasnya tidak terdaftar sebagai kampus yang telah di jadikan mitra kerjasama lanjut Fitriah, pihak Kesra tetap akan menerima proposal tersebut. Dan akan melakukan komunikasi ke pihak kampus untuk dilakukan kerjasama.

Mengenai dana, akan disesuaikan dengan peraturan bupati yang ada ungkap Fitriah, berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk S1 maksimal Rp7 juta, S2 maksimal Rp10 juta dan S3 maksimal Rp15 juta.

Sedangkan untuk program Uang Duka lanjutnya, diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, dengan syarat melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan masing-masing.

“Untuk informasi lebih jelas, bagi masyarakat yang mau mengurus Beasiswa atau Uang Duka silahkan langsung ke Kesra temui kami,” tutupnya.

 

Laporan: Israjab