
ADAKASUS.COM, KONAWE – Garda X Trans (GXT) sebagai organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial dan politik bersepakat untuk memenangkan pasangan Rusdianto-Fachry Pahlevi Konggoasa (RD-FPK) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Konawe Tanggal 27 November 2024.
Sekretaris Umum GXT Konawe, Rusdin, dalam wawancaranya menyampaikan beberapa alasan-alasan yang menguatkan organisasi tersebut untuk memilih RD-FPK sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe.
”Intinya kami sudah bersepakat dengan semua teman-teman GXT di tingkat kabupaten hingga tingkat desa, untuk memenangkan RD-FPK di Pilkada ini. Soalnya kami lihat hanya mereka yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan yang pondasinya sudah di letakkan 20 tahun secara berturut-turut oleh pak Lukman Abunawas dan pak Kery Saiful Konggoasa,” ungkapnya.
Apalagi dalam Visi – Misi RD-FPK saat ini banyak memprioritaskan kesejahteraan di tingkat desa lanjut Rusdin, seperti mobil operasional desa dan juga dana bantuan desa senilai 200 juta per tahun yang kami yakin akan sangat bermanfaat untuk masyarakat konawe secara umum, serta warga X Transmigrasi secara khusus,” tutur tokoh pemuda di wilayah X Trans Sendang Mulya Sari.
Hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua Bidang Komunikasi Politik GXT, Suadi Irama, menurutnya pasangan RD-FPK mempunyai program yang sangat masuk akal dan sesuai dengan kondisi saat ini. Jadi keputusan yang diambil kata Suadi, bukanlah perorangan tetapi secara bersama-sama di organisasi tersebut.
“Melihat antusias teman-teman GXT untuk menentukan pilihan, dan karena GXT itu organisasi yang lahir untuk perjuangan dalam gerakan sosialĀ politik, seperti niat awal GXT terbentuk pada tahun 2016 serta karena sudah ada keputusan organisasi. Jadi mulai saat ini kami akan gass full melakukan kerja-kerja politik untuk memenangkan pasangan RD-FPK di akar rumput wilayah X Trans yang ada di Kabupaten Konawe,” tegasnya.
Adapun program-program yang akan di jalankan GXT kata Suadi, diantaranya bidang sosial yaitu riungan dusun atau diskusi dusun/desa. Dan ini merupakan konsolidasi yang akan dilaksanakan di 89 Desa X Transmigrasi yang ada di Kabupaten Konawe.
Tujuan dari kegiatan sosial tersebut jelas Suadi, adalah untuk menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai masalah yang selama ini di hadapi masyarakat X Transmigrasi. Misalnya di bidang infrastruktur dan pertanian, kemudian hasilnya akan kami laporkan kepada pasangan RD-FPK.
Laporan: Om Isra