
86saja.com, KONAWE – Bupati Konawe, H.Yusran Akbar, S.T., didampingi Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., hadiri acara Panen Raya Jagung Pakan di desa Tetehaka, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe. Rabu (17/12/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas TPHP Konawe, Pabung Konawe, Perwakilan Polri, Perwakilan Kejaksaan Konawe, beberapa pimpinan OPD, Camat Puriala, Kepala Desa Tetehaka, Kepala UPTD Pertanian, para penyuluh pertanian, dan perwakilan Tiga kelompok tani pengolah lahan.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe menyampaikan bahwa lokasi ini merupakan salah satu lokasi terluas yang diolah oleh masyarakat untuk tanaman Jagung Pakan.
“Kalau seperti yang dijelaskan, lokasi panen ini yaitu seluas 75 Ha. Ini merupakan lahan terluas,” kata Bupati Konawe.
Bupati Yusran Akbar juga mengungkapkan, bahwa dengan luas areal yang di olah dan menghasilkan 8,3 ton per hektar, tentu membutuhkan intervensi kebijakan dalam hal peningkatan produksi hasil panen.
Sehingga melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe akan memberikan pasilitas atau alat mesin pertanian yang dibutuhkan.
“Program ini tentunya sejalan dengan program kami dalam tagline Konawe Bersahaja, yaitu 10 Hektar Jagung per desa,” ujar Bupati Konawe.

Untuk itu, ia selaku pimpinan daerah mengajak seluruh elemen untuk bersama mendukung pelaksanaan program ini, karena sangat relevan dengan program bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam hal Ketahanan Pangan.
“Kita memiliki kuota se-Sultra 6 ribu Ton, untuk Konawe 1.000 Ton, jadi silahkan kita manfaatkan peluang ini, semoga hasil produksi kita bisa melebihi dari itu,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Bupati, bahwa dengan luas lahan yang di olah tentu menjadi salah satu peluang usaha yang dapat bermanfaat terhadap Ketahanan Pangan di Konawe.
“Melalui dinas terkait, apa yang menjadi kebutuhannya, berupa alat atau mesin agar di fasilitasi,” ucap Wakil Bupati Konawe saat berdialog dengan para Penyuluh Pertanian.
Diketahui, lokasi panen Jagung berada di bagian belakang pemukiman warga. Untuk sampai dilokasi tersebut harus menggunakan perahu dengan jarak tempuh yang begitu jauh. Namun dengan semangat kepemimpinan Bupati Konawe dan Wakil tetap melewati jalur ekstrem tersebut.
Laporan: Om Isra