
ADAKASUS.COM, KONAWE – Jembatan penghubung antar desa dan jaringan Base Transceiver Station (BTS), merupakan 2 infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat desa Anggawo, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA), hal ini disampaikan kepala desa Anggawo, Kasman, saat wawancara, di pelataran Kantor desa Anggawo, Selasa, 24/10/2023.
Menurut kepala desa Anggawo, Kasman, jembatan penghubung antar Desa yang terletak di Tamesandi, merupakan satu-satunya akses yang harus dilaluinya bersama masyarakat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.
Ia menjelaskan, bahwa selain warga Anggawo, jembatan tersebut juga dilalui oleh beberapa warga dari 6 desa sekitar, yaitu Tamesandi, Rawua, Amaroa, Anggopiu dan Ameroro.
“Selain masyarakat Anggawo, Jembatan ini juga dimanfaatkan oleh warga desa tetangga, untuk menuju lokasi perkebunan mereka, jadi saat ini telah berlangsung perbaikan jembatan secara gotong royong oleh beberapa warga dari 6 desa, menggunakan dana sumbangan dari masyarakat,” jelasnya.

Kasman ungkapkan, bahwa bukan hanya pembangunan jembatan, diwilayahnya juga terdapat masalah lain, yaitu tidak terjangkaunya desa Anggawo oleh jaringan internet, sehingga sangat berpengaruh terhadap aktifitas Pemerintah desa.
“mengenai jembatan penghubung dan pembangunan BTS di Anggawo, kami sangat berharap pihak Pemda ataupun pihak-pihak terkait bisa membantu kami, karena kedua sarana dan prasarana tersebut merupakan penunjang aktifitas pemerintah desa dan Masyarakat,” tutupnya.
Laporan: Red