Pernah Dikritik, Kini Bupati Koltim Buktikan Janji Pengaspalan Rate-Rate Polipolia

ADAKASUS.COM, KOLTIM – Beberapa tahun yang silam, Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis selalu mendapatkan kritikan terkait kerusakan jalan Rate-Rate, Polipolia dan Lambandia.

Bupati Koltim Abdul Azis yang saat itu baru saja dilantik sebagai bupati, harus berani mengambil keputusan saat berhadapan dengan massa pendemo. Yaitu menandatangani surat pernyataan sikap terkait janji pengaspalan pada ruas jalan tersebut.

Meskipun diketahui, ruas jalan tersebut merupakan gawean pemerintah provinsi. Namun tidak menurunkan semangat orang nomor satu dikoltim tersebut untuk terus melakukan yang terbaik bagi masyarakatnya.

Berbagai upaya komunikasi terus ia lakukan guna memenuhi janjinya, serta membawa program yang baik untuk Koltim yang ia cintai.

Kata Bupati Koltim, pemerintah daerah (Pemda) Koltim sangat bersyukur, sebab pengerjaan pengaspalan ruas jalan Rate-Rate Polipolia mulai dikerjakan. Dan kini akan segera menyusul perbaikan ruas jalan Polipolia-Lambandia, yang dimulai dari Desa Pomburea hingga Bou.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Bupati Koltim saat menghadiri Peletakan Batu Pertama (Mendem Dasar) pembangunan Pagar Pura Dalem Adat Dwitawana Desa Teposua, Kecamatan Loea. Rabu 17/7/2024.

“Persoalan infrastruktur jalan yang menjadi masalah utama di Koltim selama ini, akan segera terselesaikan. Utamanya jalur Rate-Rate Polipolia dan Polipolia Lambandia. Saya tidak akan pernah berhenti memperjuangkan aspirasi seluruh masyarakat. Termasuk lorong produksi Peatoa – Wunggoloko yang anggarannya sebesar 39 Milyar Rupiah, sudah dikerja tahun lalu,” ungkap Abdul Azis.

Sebagaimana diketahui, untuk detail proyek yakni peningkatan ruas jalan Rate-Rate Polipolia ini, menelan anggaran 11,57 miliar Rupiah, dengan waktu penyelesaian hingga akhir November tahun ini.

Abdul Azis sangat bersyukur atas apa yang telah diprogramkan Pemerintah Provinsi, karena apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa terpenuhi. Serta apa yang menjadi janjinya telah di tepati.

 

Laporan : Aca