
ADAKASUS.COM, KONAWE – Dinamika politik Konawe semakin menarik perhatian publik, tatkala munculnya sosok yang tidak pernah disangka-sangka akan berpasangan. Yaitu Rusdianto (RD) dan Fachry Pahlevi Konggoasa (FPK).
Dari beberapa Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Konawe yang akan bertarung di Pilkada 2024, nama Rusdianto dan Fachry semakin gencar didiskusikan dikalangan masyarakat.
Rusdianto yang telah berhasil mengantarkan Partai PDI Perjuangan meraih suara dan kursi terbanyak di Pemilihan Anggota DPRD Konawe 2024, kini nyatakan sikap maju sebagai Bacalon Bupati Konawe yang berpasangan dengan Fachry Pahlevi Konggoasa.
Keputusan Rusdianto untuk maju di pilkada adalah hal yang wajar, karena perolehan suara partai PDI Perjuangan di pilcaleg mampu meraih 6 kursi atau berhasil meraih suara sebanyak 31.034 suara membuat PDI Perjuangan merebut kursi Ketua DPRD Konawe periode 2024-2029.
Ia yang telah terpilih sebagai Anggota DPRD Konawe 2024 menyampaikan mundur, kemudian menyatakan maju sebagai Bacalon Bupati Konawe.
Keberanian dari Rusdianto untuk maju sebagai Bacalon Bupati Konawe adalah sikap politisi yang mempunyai jiwa petarung dan keinginan untuk terus berbuat yang terbaik bagi kemajuan daerah.
Sama halnya dengan Fachry Pahlevi Konggoasa (FPK), Anggota DPR-RI Periode 2019-2024 ini nyatakan maju sebagai Bacalon Wakil Bupati Konawe mendampingi Rusdianto.
Mendapatkan suara kurang lebih 100 ribu menjadikan FPK kader muda Konawe yang menuju senayan dengan jabatan Anggota DPR-RI Dapil Sultra periode 2019-2024.
Dari suara kurang lebih 100 ribu se-Sultra, 45 ribu berasal dari suara di Konawe. Tentu ini merupakan suatu kekuatan bagi FPK untuk maju bertarung di pilkada Konawe 2024.
Pada pemilu 2024, FPK tidak lagi mencalonkan sebagai anggota legislatif, tetapi fokus untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah Kabupaten Konawe.
Sama-sama pernah bertarung dan dipilih oleh rakyat, menggambarkan kedua tokoh ini memiliki basis besar dan disenangi oleh masyarakat.
Jika suara partai pengusung yang digabungkan dengan suara para militansi dan loyalis keduanya, maka tak dapat di pungkiri, bahwa peluang menang ada pada pasangan ini.
Menyatunya dua kubuh yang memiliki basis yang berbeda, dan mempunyai elektabilitas serta tingkat penerimaan masyarakat yang tinggi berdasarkan beberapa hasil survey, tentu tidak menyulitkan kedua tim dalam bergerak dilapangan.
“Malam ini, suasananya menegangkan, tapi sekaligus membahagiakan bagi saya, atas keputusan pengunduran diri sebagai Caleg terpilih. Dan langkah ini ikhtiar kami untuk memuluskan pencalonan saya sebagai Bupati Konawe,” terang Rusdianto saat wawancara di KPU Konawe, usai menyampaikan klarifikasi pengunduran dirinya dari DPRD beberapa waktu lalu.
Diketahui, pasangan ini bakal melakukan deklarasi pada hari Kamis (29/8/2024), di Inolobunggadue Central Park (ICP) Konawe, yang akan dilanjutkan dengan pendaftaran ke KPU Konawe.
Laporan: Om Isra